SINGKAWANG – Masalah kabel udara yang carut-marut dan bergelantungan rendah kian meresahkan warga Kota Singkawang. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi kabel yang menyerupai “benang kusut” ini semakin memprihatinkan dan tersebar di beberapa titik vital di tiga kecamatan berbeda.
Tiga lokasi yang menjadi sorotan utama masyarakat meliputi Jalan Kalimantan (Singkawang Tengah), Gang Agustus (Singkawang Barat), dan kawasan Sedau (Singkawang Selatan). Selain merusak estetika kota wisata ini, juntaian kabel yang menjuntai rendah juga dinilai menjadi bom waktu yang mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.
Potret Kesemrawutan di Tiga Titik Utama
-
Jalan Kalimantan (Singkawang Tengah): Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi, tiang-tiang di kawasan ini terbebani oleh puluhan jalur kabel yang saling melilit. Beberapa kabel bahkan terlihat mulai kendur hingga mendekati atap kendaraan besar yang melintas.
-
Gang Agustus (Singkawang Barat): Di kawasan padat penduduk ini, juntaian kabel tiang tumpu masuk ke area pemukiman. Warga mengaku khawatir jika terjadi korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran hebat.
-
Sedau (Singkawang Selatan): Di jalur perlintasan antar-kota ini, bentangan kabel yang tidak rapi sering kali terganggu oleh dahan pohon atau kendaraan bermuatan tinggi, yang sewaktu-waktu bisa putus dan membahayakan pengendara motor.
Aliansi Lintas Instansi: Siapa Saja yang Bertanggung Jawab?
Saling silang kabel di tiang tumpu ini tidak hanya melibatkan satu pihak. Penyelesaian masalah ini memerlukan koordinasi ketat dan ketegasan dari berbagai instansi terkait:
Desakan Warga: Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa
Warga di ketiga kawasan tersebut berharap Pemerintah Kota Singkawang segera mengambil tindakan tegas. Tidak sekadar melakukan perapian sementara (diikat), namun harus ada sanksi bagi provider bandel yang memasang kabel sembarangan.
“Kami minta pemerintah dan pihak PLN atau Telkom jangan saling lempar tanggung jawab. Tolong segera ditertibkan secara permanen, jangan tunggu sampai ada kabel putus dan memakan korban jiwa baru semua sibuk bertindak,” ujar salah satu warga di Singkawang Barat.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat menantikan langkah nyata berupa eksekusi pemotongan kabel tak bertuan serta regulasi satu tiang bersama agar wajah Kota Singkawang kembali rapi dan aman.
![]()






