Daerah  

Pompong Yang Diganti Pemprov Kepri Tidak Sesuai, Korban Laka Laut Kini Tak Bisa Bekerja

BATAM – MediaCyberNews.Com – Sungguh miris nasib Hasyim (68)warga pulau Ngenang kota Batam, salah satu korban Laka laut pada tahun 2018 silam, kini hanya bisa meratap sedih karena salah satu kapal miliknya sebagai sarana angkutan sayuran sudah tiada lagi tenggelam didasar laut akibat dihantam dengan sebuah kapal feri Kepri 6 milik pemerintah provinsi,(24/9/2022).

Sudah hampir 4 tahun Hasyim,menggangur tak bisa memberikan nafkah bagi keluarga nya, hanya mampu berharap uluran tangan dari anaknya.sementara sampan atau pompong Katiting yang di berikan oleh pemerintah provinsi Kepri Saat itu, tidak bisa dimanfaatkan sebagai sarana angkutan laut karena berkapasitas kecil.

Hasyim berharap kepada pihak pemerintah provinsi,agar memberikan bantuan kapal yang layak seperti kapal milik nya dulu,yang berkapasitas 20 ton lebih.

Menurut sumber berita,kapal yang diberikan kepada Hasyim (68)warga pulau Ngenang kota Batam, adalah sebuah kapal bantuan dari DKP provinsi Kepri tahun anggaran 2020, diperuntukkan untuk bantuan para masyarakat nelayan kecil.

Menurut tokoh masyarakat Buton, Syamsuddin kumis mengatakan, bantuan sampan atau pompong Katiting yang diberikan kepada pak Hasyim,adalah tidak wajar dan Tidak masuk akal

“Sudah nyalahi aturan karena bantuan sampan Katiting itukan program pemerintah diperuntukkan buat masyarakat nelayan kecil. di buat ganti rugi laka laut, sangat tidak wajar. Seharusnya,pak Hasyim diberikan kapal yang layak yang disesuaikan dengan kapasitas kapalnya seperti dahulu.sebab dirinya bukan termasuk penerima bantuan kapal yang diusulkan oleh pemerintah,dia korban laka laut” Ucapnya.

Syamsuddin juga berharap kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad, tegur bawahannya agar bertanggung jawab terkait apa yang terjadi terhadap masyarakatnya.(TIM).

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *