Daerah  

Era Kepemimpinan Bupati Bintan Roby Kurniawan,Beberapa Dinas di Pemerintahan Melempem, Sengaja Diberi Intruksi Atau Oknum-oknumnya Yang Tidak Perduli Dengan Keluhan Warga Serta Kejadian di Wilayah Bintan

Gambar Bupati Bintan Roby Kurniawan Dan Air Laut di Kawasan Pantai Trikora Yang tercemar Limbah B3

BINTAN – MediaCyberNews.Com – Limbah oli bekas Yang masuk dalam kategori sebagai bahan berbahaya Dan beracun (B3), karena mengandung hidrokarbon Dan zat karsinogenik,mencemari air laut dikawasan pantai trikora kabupaten Bintan provinsi kepulauan Riau,(1/2).

 

Namun Yang sangat disayangkan, tercermarnya air laut oleh limbah B3 dikawasan pantai trikora, tidak membangkitkan keperdulian Dinas Lingkungan Hidup(DLH) dalam menangani air laut Yang sebelumnya indah berwarna biru muda,kini menjadi hitam karena dicemari limbah.

 

Semenjak era kepemimpinan Roby Kurniawan sebagai Bupati Bintan,beberapa Dinas Dan Instansi di Kabupaten Bintan memang terlihat melempem dalam menangani keluhan warga Bintan, Dan seolah tidak mau tau dengan apa Yang terjadi di wilayah Kabupaten Bintan.

 

Seperti halnya dinas lingkungan hidup Bintan Yang terkesan tidak perduli terhadap air laut dikawasan trikora, Dan membiarkan air laut dikawasan tersebut tercemar Limbah B3 hingga cukup Lama tanpa ada penindakan sama sekali, meskipun warga setempat sudah mulai merasa khawatir terhadap efek yang disebabkannoleh Limbah B3 tersebut.

 

Hal ini menjadi tanda Tanya besar, apakah memang ada intruksi langsung dari Roby Kurniawan agar beberapa Dinas di pemerintahan Kabupaten Bintan tidak perlu perduli dengan apa Yang terjadi di Kabupaten Bintan, atau hanya Oknum-Oknum atau kepala dinasnya saja Yang tidak perduli terhadap kejadian Yang ada di Kabupaten Bintan.

 

Meski telah menerima Surat dari pihak perusahaan Yang mencemari air laut di kawasan pantai trikora pada tanggal 30 januari 2026 kemarin. DLH Bintan belum juga mengambil sikap Dan tindakan, untuk mengatasi Dan menangani limbah B3 tersebut,sehingga sampai saat ini air laut di kawasan trikora masih dicemari oleh limbah B3.

 

Sukur warga kawal saat di konfirmasi mengatakan,bahwa seharusnya pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan lebih peka dan perduli serta sigap Dan cepat mengambil inisiatif dalam menangani pencemaran air laut disebabkan oleh limbah B3.  Karena Limbah B3 adalah ancaman Yang serious bagi ekosistem pesisir,biota laut,Dan kesehatan manusia,khususnya warga setempat.

 

” Saya sebagai warga kawal,sungguh sangat menyayangkan, karena hingga sampai hari ini, belum ada tindakan Yang dilakukan oleh DLH Bintan dalam mengatasi limbah B3 di kawasan Pantai trikora ini. Padahal sudah sangat jelas,tumpah oli bekas Yang termasuk dalam limbah berbahaya itu.sangat mengancam ekosistem laut Dan kesehatan warga tempatan,” Ungkap Sukur.

 

Menurut Sukur sejak kepemimpinan Roby Kurniawan sebagai Bupati Bintan, beberapa Dinas di pemerintahan Kabuoaten Bintan, melempem atau seperti jalan di tempat,dikarenakan kurangnya keperdulian terhadap kejadian Yang ada di wilayah Kabupaten Bintan.

 

“Saya juga merasa,semenjak pak Roby jadi Bupati Bintan,ada beberapa dinas Yang melempem dalam menangani kejadian di Bintan ini. Ya contohnya seperti DLH ini. Sudah jelas-jelas didepan mata air laut nya tercemar Limbah B3 Yang berbahaya,tapi sampai sekarang belum ada tindakan” Sebut sukur kesal.

 

Sementara untuk perimbangan berita awak media ini sudah melakukan upaya konfirmasi melalui via telpon Dan pesan whatsapp, namun Niken Wulandari kepala Dinas Lingkungan Hidup Bintan, tidak menjawab upaya konfirmasi Yang dilakukan.(TIM)

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *