Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kantor Imigrasi Singkawang Gelar Rapat Koordinasi TIMPORA ‎

SINGKAWANG – Dalam rangka mengoptimalkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA), Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), Kamis (7/5/2026). Bertempat di Hotel Swiss-Belinn Singkawang, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar instansi guna menjaga stabilitas keamanan di tengah pesatnya perkembangan sektor pariwisata, budaya, dan investasi di Kota Singkawang.

‎Respons Terhadap Mobilitas Global

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Dwi Yanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa posisi strategis Singkawang sebagai kota pariwisata dan destinasi investasi global menuntut kewaspadaan yang lebih tinggi. Kehadiran Bandara Singkawang serta beragam agenda budaya internasional menjadi faktor utama meningkatnya mobilitas masyarakat internasional di wilayah tersebut.

‎”Singkawang sangat terbuka terhadap investasi dan kunjungan mancanegara. Namun, keterbukaan ini harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang komprehensif demi menjamin ketertiban umum dan keamanan daerah,” tegas Dwi Yanti.

‎Ia menambahkan bahwa TIMPORA memegang peranan krusial sebagai wadah kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan komunikasi serta pertukaran informasi yang cepat dan akurat antar instansi.

‎Pengawasan Humanis dan Partisipatif

‎Dwi Yanti juga mendorong peran aktif masyarakat, khususnya pengelola penginapan dan jasa akomodasi, untuk melaporkan aktivitas WNA yang tidak sesuai dengan izin tinggal atau berpotensi mengganggu ketertiban.

‎”Kami mengharapkan pengawasan dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan tetap menjunjung tinggi adat istiadat setempat. Kolaborasi ini harus menyentuh hingga tingkat kecamatan dan kelurahan,” imbuhnya.


‎Mitigasi Risiko dan Penegakan Hukum

‎Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Barat, Azriyal Zam, menyoroti dinamika lapangan yang kian kompleks. Sebagai salah satu destinasi unggulan nasional, Singkawang menghadapi tantangan dalam menjaga kedaulatan wilayah di samping mengejar pertumbuhan ekonomi.

‎”TIMPORA merupakan langkah strategis untuk deteksi dini dan penanganan potensi pelanggaran keimigrasian. Tim ini harus menjadi garda terdepan dalam membangun sistem pengawasan yang terintegrasi dan responsif,” ujar Azriyal.

Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi antar-stakeholder, meliputi:

  • Optimalisasi pertukaran data dan informasi intelijen.
  • Penguatan mekanisme kerja yang terpadu.
  • ‎Peningkatan respons terhadap dinamika keamanan di lapangan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Azriyal Zam, jajaran intelijen TNI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para Lurah se-Kota Singkawang. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi wisatawan dan investor, sekaligus memastikan seluruh aktivitas WNA di wilayah Singkawang berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

‎SUMBER MC

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *