Gempita Malam Puncak Gawe Dayak 2026: Ribuan Pasang Mata Saksi Keagungan Tradisi Singkawang

SINGKAWANG – Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, secara resmi menutup gelaran budaya Gawe Dayak Naik Dango Kota Singkawang Tahun 2026. Acara penutupan yang sekaligus menjadi puncak perayaan adat masyarakat Dayak tersebut berlangsung khidmat dan meriah di Rumah Betang Singkawang, Minggu malam (31/5/2026).

Agenda tahunan yang sarat akan nilai budaya ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Singkawang dan Dandim 1202/Singkawang. Selain itu, tampak hadir pula berbagai unsur instansi pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Simbol Rasa Syukur dan Perekat Keberagaman

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota (Wawako) Muhammadin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia pelaksana, Dewan Adat Dayak (DAD), para seniman, hingga masyarakat luas yang telah mendedikasikan waktu dan energinya untuk menyukseskan acara ini.

Menurut Muhammadin, Gawe Dayak Naik Dango bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan warisan leluhur yang sarat akan makna filosofis.

“Gawe Dayak merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan menjadi simbol rasa syukur masyarakat Dayak atas hasil panen serta anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Lebih dari itu, momentum ini menjadi sarana strategis dalam mempererat persatuan dan memperkuat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kota Singkawang,” ujar Muhammadin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga esensi dari perayaan ini sebagai pilar keharmonisan daerah. “Melalui Gawe Dayak, kita tidak hanya melestarikan adat dan budaya leluhur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan yang menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat di Kota Singkawang,” tambahnya.

Penyerahan Penghargaan dan Penutupan Ragam Lomba

Sebelum secara resmi mengetuk palu penutupan seluruh rangkaian acara, Wakil Wali Kota Muhammadin didampingi jajaran Forkopimda berkesempatan menyerahkan penghargaan dan hadiah secara simbolis kepada para pemenang berbagai perlombaan budaya yang digelar selama perayaan Gawe Dayak berlangsung.

Rangkaian perlombaan tersebut sengaja diadakan sebagai wadah generasi muda untuk mengaktualisasikan bakat sekaligus menjaga kelestarian seni tradisi Dayak agar tidak tergerus zaman. Dengan penyerahan penghargaan ini, seluruh rangkaian ritual adat dan festival budaya Gawe Dayak Naik Dango Singkawang 2026 dinyatakan resmi berakhir.

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *