SINGKAWANG – Pelaksanaan Pawai Budaya Grebeg Suro Singkawang (GSS) Tahun 2026 yang berlangsung pada hari Minggu, 21 Juni 2026, menyedot perhatian ribuan pasang mata masyarakat setempat. Di antara puluhan barisan kontingen yang memadati jalan-jalan protokol Kota Singkawang, keikutsertaan Dewan Pimpinan Cabang Mangkuk Merah Borneo Bersatu (DPC MMBB) Kota Singkawang menjadi salah satu sorotan utama yang membuat jalannya festival tahunan ini berlangsung sangat meriah dan penuh sukacita.

Rombongan DPC MMBB Kota Singkawang dalam pawai ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC, Febrianto Lumes. Tidak kurang dari 40 orang yang terdiri dari jajaran pengurus inti serta simpatisan turut serta memadati rute yang ditentukan panitia. Kehadiran massa yang masif ini memberikan warna tersendiri dalam kemeriahan Pawai Grebeg Suro, yang secara historis merupakan simbol kerukunan antarsuku dan pembauran kebudayaan di Kota Toleransi, Singkawang.

Atribut Khas dan Pakaian Adat Dayak Memukau Penonton
Sepanjang jalur perlintasan pawai, rombongan DPC MMBB tampil mencolok dan memukau publik dengan perpaduan seragam kebesaran atribut MMBB yang dipadukan secara apik dengan pakaian adat Dayak yang megah. Ornamen khas Kalimantan, lengkap dengan hiasan bulu burung enggang, manik-manik tradisional, serta tameng (perisai) kayu bermotif khas, berhasil memikat perhatian masyarakat serta fotografer yang mengabadikan momen sepanjang jalan.


Kehadiran identitas budaya Dayak yang kuat di dalam kegiatan Grebeg Suro ini merefleksikan nilai-nilai kebinekaan dan keharmonisan di Kota Singkawang. Ketua DPC MMBB, Febrianto Lumes, menyampaikan bahwa partisipasi aktif ini merupakan bukti nyata komitmen organisasi dalam menjaga erat silaturahmi lintas etnis serta ikut serta menyukseskan setiap agenda budaya daerah yang mampu mendongkrak pariwisata lokal.
Pernyataan Ketua DPC MMBB Kota Singkawang:
“Kehadiran kami yakni lebih dari 40 orang pengurus dan simpatisan, adalah wujud rasa kebersamaan. Kami mengenakan pakaian adat Dayak berkolaborasi dengan atribut MMBB guna memperlihatkan keindahan budaya Borneo di tengah perayaan Grebeg Suro. Singkawang adalah rumah bagi keberagaman, dan kami bangga bisa ikut meramaikannya hingga berlangsung begitu meriah,” ujar Febrianto Lumes di sela-sela kegiatan pawai.
Rute Strategis dan Manajemen Kendaraan Hias
Berdasarkan data teknis dari peta rute resmi Pawai Singkawang Grebeg Suro 2026, iring-iringan peserta terbagi menjadi beberapa kategori utama, termasuk Rute Pejalan Kaki dan Rute Mobil Hias.
Seluruh peserta memulai titik start dari area berkumpul utama di Halaman Lapangan Kridasana (Jalan Pelita) yang telah dipetakan secara rapi oleh pihak panitia guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Jalur pawai kemudian melewati beberapa titik jalan protokol utama sebelum akhirnya mencapai garis finish dengan tertib dan aman.
Sebagai informasi pelengkap, kepanitiaan juga menyediakan beberapa titik kantong parkir resmi demi kelancaran acara, di antaranya:
-
Halaman Lapangan Kridasana (Jalan Pelita)
-
Halaman Lapangan Kridasana (Samping Kantor Disparpora – LH)
-
Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Singkawang
-
Koridor sepanjang Jalan Pelita
Secara keseluruhan, jalannya kegiatan Pawai Budaya Grebeg Suro Singkawang Tahun 2026 ini berjalan dengan sangat sukses. Antusiasme tinggi dari kelompok masyarakat adat dan organisasi kemasyarakatan seperti DPC Mangkuk Merah Borneo Bersatu (MMBB) membuktikan bahwa seni dan budaya mampu menjadi jembatan pemersatu yang kokoh, sekaligus menegaskan identitas Singkawang sebagai kota yang kaya akan khazanah budaya nusantara.
HENDRA SAHAT S.KOM
![]()
About Author
Media Cyber News.Com
Media cyber news.com Adalah Media online yang menyajikan berita dan informasi,secara Fakta,Aktual dan Berimbang. Media cyber News.Com juga menerima pesanan untuk pemasangan iklan,galeri,pemberitaan dan adventorial.






