BINTAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang resmi dimulai di Kabupaten Bintan, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Bola Busung ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Upacara pembukaan TMMD diikuti sebanyak 139 peserta yang terdiri dari personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, aparatur sipil negara (ASN), hingga anggota Pramuka. Program akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun dari Desa.”
Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD Ke-129, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan sasaran utama TMMD tahun ini merupakan kelanjutan pembangunan yang telah dilaksanakan pada 2024.
Ia menjelaskan, melalui usulan masyarakat yang mendapat persetujuan Pemerintah Kabupaten Bintan, pengerjaan dilanjutkan dengan semenisasi jalan sepanjang 254 meter hingga terhubung ke jalan utama. Selain itu, pembangunan juga mencakup semenisasi bahu jalan selebar 60 sentimeter dan pemasangan drainase pracetak sepanjang hampir 800 meter.
“Total anggaran untuk seluruh pekerjaan fisik mencapai sekitar Rp1 miliar,” ujar Abdul Hamid.
Menurutnya, pekerjaan telah diawali melalui kegiatan pra-TMMD sejak 25 Juni 2026. Dengan persiapan tersebut, seluruh target pembangunan diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan program pada 13 Agustus mendatang.
Selain pembangunan fisik, TMMD Ke-129 juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat, seperti pengobatan gratis, penyuluhan, khitanan massal, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta perbaikan sejumlah fasilitas umum.
Abdul Hamid menegaskan, pelaksanaan TMMD merupakan hasil kerja sama lintas sektor. Selain personel TNI Angkatan Darat, kegiatan ini turut melibatkan TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan desa.
Ia menilai kehadiran TMMD tidak hanya membantu penyelesaian pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
“Pemerintah Kabupaten Bintan mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat. Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ronny.
![]()





