Daerah  

HUT ke-81 RI di Gedung Daerah Kepri, Ansar Ajak Masyarakat Percepat Pembangunan

TANJUNGPINANG – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tanjungpinang, Senin (17/8/2026).

Upacara dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Gubernur Kepri Ansar Ahmad bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Letkol Laut (P) Faid Mumtaz Muhammad, lulusan Akmil 2007 yang saat ini menjabat sebagai Perwira Staf Perencanaan Koarmada I.

Rangkaian upacara semakin khidmat dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan. Adapun pembacaan doa disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri.

Dalam amanatnya, Ansar Ahmad menegaskan bahwa momentum 17 Agustus tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa.

Menurut Ansar, kemerdekaan yang diproklamasikan Soekarno dan Mohammad Hatta 81 tahun lalu bukan merupakan akhir perjuangan bangsa Indonesia.

“Namun kemerdekaan bukanlah garis akhir dari perjalanan negeri ini, melainkan jembatan emas menuju cita-cita luhur, karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa,” kata Ansar.

Pada kesempatan tersebut, Ansar juga mengingatkan masyarakat Kepri terhadap kiprah salah satu tokoh besar asal daerah tersebut, Raja Ali Haji. Tokoh nasional yang dimakamkan di Pulau Penyengat itu dinilai memiliki jasa besar dalam perkembangan bahasa Melayu yang kemudian menjadi salah satu pondasi bahasa Indonesia.

“Beliau merajut dan membina bahasa Melayu hingga pondasi utama lahirnya bahasa Indonesia, bahasa yang menjadi instrumen pemersatu bangsa yang merekatkan ribuan suku dan tradisi di bumi Nusantara,” ujarnya.

Ansar kemudian memaparkan sejumlah program pembangunan yang dijalankan Pemprov Kepri bersama Forkopimda dan pemerintah kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya menerjemahkan Asta Cita Presiden ke dalam program daerah.

Dalam penguatan wawasan kebangsaan di wilayah perbatasan, Pemprov Kepri telah melaksanakan sosialisasi kebangsaan berbasis sekolah yang menyasar sekitar 15 ribu pelajar.

Sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepri telah mencapai realisasi 87,47 persen, dengan dukungan 239 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.

Untuk program Kampung Nelayan Merah Putih, dari total 119 lokasi, tiga lokasi telah terbangun di Batam dan satu lokasi di Natuna. Sedangkan 115 lokasi lainnya masih dalam proses.

Di sektor ekonomi kerakyatan, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga terus digenjot. Dari 407 unit bangunan koperasi yang tersebar di tujuh kabupaten/kota, sebanyak 87 bangunan telah selesai.

Kepri bahkan memiliki koperasi yang menjadi percontohan nasional, yakni KDKMP Pulau Sembur, Kota Batam, yang mengelola pembangkit listrik tenaga surya atau solar panel.

Menutup amanatnya, Ansar menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, instansi vertikal, pemerintah daerah kabupaten/kota serta seluruh masyarakat Kepri yang selama ini turut menjaga sinergi dalam pembangunan.

“Mari kita padukan langkah, satukan tekad dan kobarkan semangat. Jika dahulu meraih kemerdekaan dengan cara merebut, maka saat ini mengisi kemerdekaan dengan cara dikebut melalui percepatan pembangunan di segala lini,” tegasnya.

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *