SINGKAWANG – Dalam upaya memperkuat sistem ketahanan kesehatan di tingkat lokal, Lurah Bagak Sahwa, Feryanto HB, S.H., M.H., NL.P, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Unit Pelayanan Kesehatan Tingkat Kelurahan (UPKK) sekaligus meluncurkan program inovatif “Kelurahan Sehat Siaga TB”, Senin (11/5/2026).
Berpusat di Pustu Kelurahan Bagak Sahwa, agenda ini difokuskan pada strategi percepatan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan sinergi antarlembaga.
Sinergi Lintas Sektoral
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya:
-
Raden Hendri Aprianto, S.K.M., M.K.M. (Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang).
-
Titi Hernawati, S.Kep. Ners. (Wasor TB).
-
Barkat, S.K.M., M.K.M. (Kepala Puskesmas Singkawang Timur II).
-
Jajaran Babinsa, perangkat kelurahan, Ketua RT, serta penggerak PKK dan Kader Posyandu setempat.
Dalam arahannya, Feryanto HB menegaskan bahwa memerangi TBC memerlukan komitmen kolektif. Sebagai langkah konkret, beliau mengukuhkan Tim Kelurahan Siaga Tuberkulosis yang melibatkan unsur aparatur kelurahan, TNI/Polri, tenaga kesehatan, Satlinmas, hingga kader masyarakat.
“Tim ini mengemban mandat penting untuk mengedukasi masyarakat agar lebih proaktif terhadap gejala TBC, meningkatkan cakupan skrining mandiri, serta mengawal kepatuhan pengobatan pasien hingga dinyatakan sembuh total,” tegas Feryanto.
Struktur Organisasi dan Fungsi Strategis
Tim Kelurahan Siaga Tuberkulosis dibentuk dengan struktur manajerial yang komprehensif untuk memastikan efektivitas program di lapangan:

-
Pengarah: Lurah Bagak Sahwa.
-
Wakil Pengarah: Kepala UPT Puskesmas Singkawang Timur II, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
-
Ketua: Sekretaris Lurah.
-
Wakil Ketua: Kasi Trantibum.
-
Sekretaris: Kasi Pemberdayaan Masyarakat.
-
Anggota: Seluruh Ketua RT (RT 001-006), Koordinator Pustu, Ketua LPM, Ketua PKK, Komandan Regu Satlinmas, serta Ketua Kader Posyandu di wilayah Bagak Sahwa.
Tim ini memiliki delapan poin fungsi strategis, yang meliputi peningkatan intensitas penemuan kasus baru melalui investigasi kontak, edukasi publik secara masif, serta mendorong implementasi Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Komitmen Menuju Indonesia Bebas TBC
Melalui peluncuran program ini, Pemerintah Kelurahan Bagak Sahwa menyatakan komitmennya untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya demi mewujudkan wilayah yang sehat dan bebas TBC. Hal ini akan didukung dengan mekanisme pemantauan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala.
“Bersama Kita Siaga, Bersama Kita Sehat, Bebas TB! Kelurahan Bagak Sahwa siap mensukseskan program Indonesia Bebas TBC melalui aksi nyata Tim Kelurahan Siaga TB. TOSS TBC: Temukan, Obati Sampai Sembuh!” pungkasnya.
![]()





