Angpao Imlek Warga Raib, Polisi Ringkus Pelaku di Tanjungpinang

BINTAN – Seorang pemuda berinisial MF (19) diamankan anggota Satreskrim Polsek Bintan Timur, Polres Bintan, atas dugaan kasus pencurian uang angpao milik seorang warga di Kampung Budi Mulya, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Pelaku ditangkap pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah Kota Tanjungpinang setelah sempat melarikan diri selama kurang lebih satu bulan.

Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan melalui Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Iptu Yofi Akbar membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku MF sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bintan Timur,” ujar Yofi, Sabtu (4/4/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian di enam lokasi berbeda yang berada di wilayah Kecamatan Bintan Timur.

Polisi masih mendalami pengakuan tersebut untuk memastikan barang-barang yang diambil pelaku serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi pencurian itu.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap pengakuan pelaku terkait enam TKP tersebut,” katanya.

Kasus ini terungkap setelah korban menyadari uang angpao yang disimpan di dalam lemari kamar rumahnya telah hilang. Selain itu, kondisi pakaian di dalam lemari juga ditemukan berserakan di lantai kamar.

Uang tersebut diketahui merupakan angpao yang diberikan oleh anak-anak korban saat perayaan Imlek tahun 2026. Saat kejadian pada Jumat (20/2/2026), korban sedang berada di luar rumah untuk merayakan Imlek.

Korban tidak mengetahui secara pasti jumlah uang yang hilang. Namun berdasarkan keterangan anak-anaknya, nilai uang tersebut diperkirakan kurang dari Rp10 juta.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku untuk pengembangan kasus.

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *