BINTAN – MediaCyberNews.Com – Pengadaan pakaian Atlit cabang olahraga Judo, yang diberikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Bintan selaku tuan rumah dalam pekan olahraga provinsi(PORPROV) Kepuluan Riau ke V yang di gelar di Kabupaten Bintan pada tanggal 6 November 2022 mendatang, menjadi polemik,(26/10/2022).
Dimana pakaian yang diberikan KONI Kabupaten Bintan kepada atlit JUDO tersebut dianggap kurang layak untuk dipergunakan dalam pertandingan nantinya, dikarenakan bahannya yang dianggap tidak sesuai dengan spek pertandingan, seharus nya pihak KONI lebih jelih lagi dalam menentukan pakaian yang diberikan, apalagi cabang olahraga JUDO adalah olahraga keras sehingga membutuhkan pakaian yang tebal sehingga tidak gampang rusak saat di pakai dalam pertandingan.
Saddiq salah satu atlit cabang olahraga JUDO sangat menyesalkan atas pakaian yang diberikan oleh KONI Bintan kepada para Atlit JUDO.
” Saya menyayangkan sikap koni Bintan yang seakan tidak siap untuk penyelenggaraan POPROV ke V Prov Kepri ini, dimana kami dari cabang judo kecewa karena baju untuk tanding yang diberikan tidak sesuai dengan spek pertandingan dan sangat tidak layak untuk digunakan pada saat bertanding, padahal ini hal dasar yang seharusnya di fikirkan sejak awal. Kita minta koni bintan berbenah dan mengutamakan kepentingan atlit” Tegas Saddiq.
Bukan hanya persoalan baju, Ketua KONI Bintan Dedi Sutanto juga terkesan bungkam soal anggaran yang diberikan Pemkab Bintan untuk PORPROVĀ dan soal anggaran Baju untuk atlit Judo yang di anggarkan KONI Bintan.
“Sore bang Coba konfirmasi dengan sekum koni bintan aja ya bagn, Winarno, Beliau akan jelaskan ya bg” Sebut Ketua KONI Bintan.
Sementara Winarno saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp belum menjawab sampai berita ini diterbitkan.(TIM)
![]()





