Daerah  

Event Tour De Bintan 2022 Tidak Sesukses Sewaktu Apri Sujadi Bupati Bintan

BINTAN – MediaCyberNews.Com –  Event Bersekala internasional Tour De Bintan 2022 yang di gelar di kawasan pariwisata lagoi kabupaten Bintan, tidak sesukses di tahun 2018, sewaktu Apri Sujadi menjadi Bupati Bintan. Event sport tourism Tour De Bintan 2022 yang memperebutkan poin agar bisa mengikuti kejuaraan Dunia UCI Gran Fondo (GFWC) saat ini, hanya di ikuti oleh 530 peserta dari 32 negara,(15/10/2022).

Hal ini sungguh sangat jauh berbeda dengan event Tour De Bintan ditahun 2018, event bergengsi tersebut di ikuti sebanyak 1.200 peserta dari berbagai negara dan bahkan sampai menjadi catatan rekor peserta terbanyak event Tour De Bintan, jika di lihat dari tahun 2016 yang jumlah pesertanya hanya 824 peserta, dan Tahun 2017  jumlah peserta meningkat mencapai 1.045 peserta yang berasal dari 40 negara.

Roby Kurniawan anshar selaku Bupati Bintan Mengatakan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, memang kita menyadari juga tentu, dalam penyelenggaraan masih terdapat juga kekurangan-kekurangan.

” Alhamdullilah dengan event yang kita laksanakan pada hari ini, mudah-mudahan dapat benar-benar meningkatkan perekonomian kabupaten Bintan. yang mana parawisata kita yang sempat pandemi itu sangat terdampak, mudah-mudahan ini dapat segara bangkit dengan di mulainya event pada hari ini” Sebut Roby.

Roby Kurniawan juga menyampaikan, Memang kalau pengurang pasti ada pengurangan,karenakan yang mana kita semua ini kan seperti merestart kehidupan setelah pandemi.

” Jadi memang ada penurunan, namun tidak masalah. ini menjadikan semangat kita, yang penting gerbang dunia tau, gerbang parawisata di Bintan ini sudah di buka kembali dengan aman dan tentunya dengan sehat” Pungkas Roby.

Di tempat yang sama Irzan sebagai PPTK kegiatan juga mengatakan dari 32 negara 111 peserta dari indonesia, dan ini merupaka prestasi dari pelaksaan Tour De Bintan, artinya peningkatan peserta dari regional indonesia.

” Karena ini Restart ya untuk ekonomi untuk parawisata, memang jumlah nya tidak sebesar pelaksanaan 4 tahun yang lalu, tetap ada kujungan wisatawan tapi mungkin sedikit berkurang, setelah selesai event itu nanti kita rekap semua, termasuk tadikan, dampak keuangan yang timbulkan, artinya ini ada jumlah wisatawan yang datang, kemudian ada namanya manispen, manispen ini wisatawan yang menghabiskan uang untuk mengikuti event ini, termasuk akomodasi dan sebagai nya.” Ucap Irzan(TIM)

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *