BINTAN – MediaCyberNews.Com – Warga kampung sei enam laut benar-benar kecewa terhadap oknum polisi aktif polres Bintan Yang membangun pagar tembok Yang menutupi ikon kampung otak-otak sei enam Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan,(31/1).
Kekecewaan warga tersebut bukan hanya kepada oknum polisi, tetapi juga kepada satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Bintan, Yang tidak mampu mengabil sikap tegas terhadap pembangunan pagar tembok Yang tidak memiliki ijin PBG.
Warga merasa satuan Satpol PP Bintan tidak berani melakukan penindakan tegas,di karenakan, Yang melakukan pembangunan pagar tembok tersebut adalah oknum anggota aktif Polres Bintan.
Hal ini sungguh sangat ironis, jika seragam Dan pangkat dijadikan oknum sebagai alat untuk melakukan tindakan Yang menyalahi aturan serta menimbulkan kekecewaan terhadap warga. Tentunya hal ini akan akan mencoreng nama instansi. Dimana seharusnya seorang oknum tersebut mengayomi masyarakat.
Sementara pihak kelurahan sudah melakukan upaya agar pembangunan pagar tembok tersebut di beri tindakan tegas,dengan cara menyurati pihak-pihak terkait, namun hingga saat ini seprtinya upaya Yang di lakukan pihak kelurahan tidak membuahkan hasil.
Sementara Rian warga Bintan Timur mengatakan, bahwa pembangunan pagar tembok Yang menutupi ikon otak-otak tersebut, sangat berdampak terhadap para pelaku UMKM di sei enam.
” Dengan di tutupnya gapura ikon otak-otak dengan pagar tembok itu, pasti berdampak ke pelaku UMKM, tidak hanya itu,pagar tersebut juga jelas dibangun tanpa mengantongi ijin PBG, seharusnya pihak satpol PP bertindak tegas dengan merobohkan pagar tembok tersebut, jangan takut karena Yang membangun tembok oknum berpangkat, tinggal kordinasi aja ke instansinya” Ucap Rian.(TIM)
![]()





