Panen Ikan Dan Sayuran, Lapas Narkotika Tanjungpinang Dorong Warga Binaan Lebih Mandiril

Panen Ikan Dan Sayuran, Lapas Narkotika Tanjungpinang Dorong Warga Binaan Lebih Mandiri/ F : Lapas Narkotika

BINTAN — MediaCyberNews.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menggelar panen raya ikan nila, ikan patin, dan terong, sekaligus melakukan penaburan benih lele serta pelepasan bibit ayam, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui pemanfaatan lahan dan sarana budidaya di lingkungan Lapas.

Panen dan penaburan benih ikan dilaksanakan di area Pembinaan Kemandirian Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. Sementara pelepasan bibit ayam dan panen terong berlangsung di Lantang Farm.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang beserta jajaran, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan.

Panen raya ini bukan sekadar menghasilkan produk perikanan dan pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, mereka diberikan kesempatan untuk belajar mengelola usaha budidaya, meningkatkan kemampuan, serta menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian.

Usai panen, kegiatan dilanjutkan dengan penaburan benih lele dan pelepasan bibit ayam sebagai langkah menjaga keberlanjutan program budidaya. Dengan demikian, kegiatan produktif tersebut diharapkan terus berjalan dan menghasilkan manfaat secara berkesinambungan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, mengatakan hasil panen tersebut merupakan buah dari kerja keras warga binaan bersama seluruh jajaran Lapas.

“Panen raya ini adalah buah dari kerja keras warga binaan dan seluruh jajaran. Kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan, mendukung ketahanan pangan, dan menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui program tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang berupaya menjadikan pembinaan kemandirian tidak hanya sebatas kegiatan rutin, tetapi juga sebagai sarana membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan tertib.

(Red)

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *