Daerah  

Praktik Pungli Berkedok Perpisahan di SMPN 1 Bintan Timur

KET Foto : SMPN 1 Bintan Timur Kabupaten Bintan

BINTAN – MediaCyberNews.Com – Praktik pungutan liar (pungli) kembali terjadi di sekolah SMP NEGRI 1 Bintan Timur Kabupaten Bintan, yang berkedok acara perpisahan sekolah karena kelululusan Dan memintankepada wali murid uang sebesar Rp 175.000 persiswa,(2/5).

Dengam berbagai macam alasan yang diberikan oleh oknum paguyuban kepada para wali murid, agar apa yang di harapkan bisa terpenuhi.

Sayangnya, para wali murid tidak banyak yang mengetahui bahwa sejatinya sejumlah pungutan berkedok iuran berkala semisal uang kas maupun dalam bentuk sumbangan adalah termasuk kedalam kategori pungutan liar.

Ironisnya, ketika wali murid mengetahui bahwa praktik tersebut merupakan pungli, mereka lebih memilih diam tak bersuara karena takut berdampak ke anak-anak mereka seperti dikucilkan atau mendapat perlakuan yang berbeda.

Hal sperti ini harusnya menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum Dan bertindak tegas terhadap para pelaku pungutan liar, agar tidak ada lagi praktek pungutan liar didunia pendidikan,khusus nya di Kabupaten Bintan.

Salah 1 wali murid Yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, dirinya merasa sangat terbebani dengan pemungutan uang perpisahan tersebut.

” kalau di bilang berat, ya berat pak. tapi kami serbah Salah juga.kalau kami belum bayar, nanti di umumkan di group paguyuban, kita jadi kayak di peras gitu Lo pak,” Ucapnya(TIM)

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *