BINTAN – MediaCyberNews.Com – Aktivitas Gelanggang permainan (GELPER) Kijang Game Zone di RT 03/ RW 05 Sei Datuk Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan, mulai menimbulkan keresahan RT/RW dan warga sekitar, setelah ada laporan dari warga Kijang kepada Camat Bintan Timur,(27/4).
keresahan RT/RW dan warga setempat tersebut bukan tidak beralasan,namun keresahan tersebut muncul karena baru mengetahui,bahwa Kijang Game Zone bukan seperti tempat permainan untuk anak-anak pada umumnya, tapi lebih ke arena ketangkasan untuk orang dewasa, yang sangat berdampak buruk bagi warga sekitar, dimana letak Kijang Game Zone tersebut di daerah padat pemukiman warga.
Pada umumnya Gelper kerap kali dijadikan sebagai arena perjudian, hal tersebut salah satu faktor utama kekhawatiran warga terhadap keberadaan Gelper Kijang Game Zone yang dapat menimbulkan dampak buruk, hingga mununtut pihak-pihak terkait untuk melakukan penutupan Aktivitas Gelper Kijang Game Zone.
Ketua RW 05 Hidayat S.Sos saat di konfirmasi,mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui gelanggang permainan Kijang Game Zone bukan seperti tempat permainan anak-anak pada umumnya. bahkan dia sempat menawarkan kepada anaknya untuk bekerja di Gelper tersebut, setelah mengetahui keadaan di Gelper tersebut anaknya pun tidak mau bekerja disitu.
” Awalnya ada yang nelpon saya namanya david,ngajak saya ketemu di kedai kopi Hoki, katanya bosnya mau buka Gelanggang permainan, saya pikir seperti gelanggang permainan anak-anak,ternyata pas peresmian saya lihat buka seperti gelanggang permainan anak-anak” Ujar Dayat.
Dayat juga menambahkan, bahwa Dirinya selaku RW 05 dan warga di wilayah Gelper Kijang Game Zone tidak pernah menyetujui keberadaan Kijang Game Zone tersebut.
” Saya dan warga tidak pernah memberikan tanda tangan sebagai persetujuan, bahkan waktu saya meminta dokumen perijinannya pak david bilang lagi dalam proses di pusat, jika Gelper Kijang Game Zone memang Barbau Judi, kami mendukung pihak Kecamatan dan pihak-pihak terkait untuk melakukan peninjauan ke lokasi langsung, kalau bertentangan dengan pemerintah dan kepolisian lebih baik di tutup ” Tegas RW Dayat saat ditemui di Rumahnya.
Sementara ditempat berbeda salah satu warga Sei Datuk RW 05/RT03 berinisial W mengatakan dirinya pernah datang ke Gelper Kijang Game Zone, setelah masuk ke dalam Gelper Kijang Game Zone dirinya merasa Gelper tersebut seperti kasino yang ada singapura.
” Saya pas lewat saya lihat tempat Game itu uda buka, saya kesana, kayak kasino di singapur dalamnya, saya main juga disana kalah 200 ribu, pas kawan nanya saya lagi dimana,saya buat video,untuk ngasih tau ke kawan saya, kalau saya sedang di Game itu, gak berapa lama ada datang 2 orang negur saya, melarang untuk buat video, dan di suruh hapus, pas ditanya saya siapa,saya jawab saya orang sini,kata saya, kalau itu tetap dibiarkan buka, hancur anak sungai datuk ini. tempat itu harus di tutup.” Ucap W.(TIM)
![]()





