TANJUNGPINANG– Semarak Idulfitri 2025 berlangsung meriah di Kota lama Jalan Merdeka Tanjungpinang.
Tampak sepanjang Jalan Merdeka terdapat sekitar 90 stand bazar Usaha Kecil dan Menengah menjajakan hasil produksinya.
Semarak Idulfitri 2025 tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepri serta di dukung Pemerintah Kota Tanjungpinang
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengungkapkan pertumbuhan ekonomi di Tanjungpinang saat ini cukup memprihatinkan sekitar 3,76 persen masih perlu dilakukan inovasi dalam menggerakkan sektor ekonomi.
“Puncaknya perekonomian Tanjungpinang pada tahun 2017 tumbuh 7,98 persen tertinggi nomor satu di luar pulau Jawa dan tertinggi nomor 3 se Indonesia,” terang Lis, Sabtu (26/4/2025) malam.
Maka dari itu, Lis menjelaskan perlunya kolaborasi antara Pemerintah provinsi Kepri dan Pemko Tanjungpinang untuk mengupgrade sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Seperti contoh pada malam hari ini bazar-bazar yang ada di luar biasa sebagai bentuk meningkatkan ekonomi,” jelas Lis.
Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri Riki Rionaldi menjelaskan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Provinsi Kepri telah mampu merangkul UMKM untuk pengembangan
“Saya mengapresiasi masyarakat di sini khususnya penggiat UMKM yang telah merawat aset yang ada dapat kita manfaatkan dengan lama,” ucap Riki
Ia menambahkan bahwa membangun Tanjungpinang dibutuhkan kolaborasi dan sinergi bersama tidak bisa Tanjungpinang membangun dengan sendirinya
“Tentunya kita paham PR Walikota Tanjungpinang tidak hanya di sini tetapi banyak yang harus dirapikan sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Walaupun kondisi saat ini dalam efisiensi, namun dalam program asta cita Presiden dan Wakil Presiden memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM.
“3.800 pelatihan khusus dan 15 kelas pertama dari Menteri UMKM kepada Provinsi Kepri dan 7 Provinsi lainnya, maka kami memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM dalam mengikuti program ini,” tutur Riki
![]()





