Daerah  

Bea Cukai Batam Sita Ratusan HP Tanpa Dokumen di Jalur Penyeberangan

BATAM — Batam kembali mencatat keberhasilan dalam upaya pemberantasan penyelundupan barang ilegal.

Kali ini, Bea Cukai Batam menggagalkan pengiriman ratusan telepon seluler tanpa dokumen resmi di kawasan pelabuhan pada Selasa (7/4/2026).

Penindakan bermula saat petugas melakukan pemeriksaan rutin di Pelabuhan RoRo Telaga Punggur terhadap sebuah kendaraan jenis truk pick-up yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Mengkapan, Tanjung Buton, Siak.

Meski tampak kosong, petugas mencurigai kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasilnya, ditemukan sebuah kompartemen tersembunyi pada bagian bak truk yang digunakan untuk menyembunyikan barang ilegal.

Dari ruang rahasia tersebut, petugas berhasil mengamankan 337 unit telepon seluler berbagai merek tanpa dokumen kepabeanan.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, mengungkapkan bahwa modus tersebut diduga merupakan upaya terencana untuk mengelabui petugas di lapangan.

“Ini menunjukkan adanya pola penyelundupan yang sudah dirancang dengan rapi untuk menghindari pengawasan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Barang bukti yang diamankan terdiri dari berbagai jenis perangkat, di antaranya iPhone seri terbaru serta sejumlah perangkat Samsung.

Seluruh barang beserta kendaraan kini telah diamankan ke kantor Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam untuk pemeriksaan lanjutan.

Dalam proses pemeriksaan, petugas juga melibatkan unit K-9 untuk memastikan tidak adanya penyelundupan barang terlarang lainnya. Namun, hasilnya tidak ditemukan indikasi narkotika.

Bea Cukai memperkirakan nilai barang mencapai miliaran rupiah dengan potensi kerugian negara ratusan juta rupiah akibat aksi tersebut.

Pihak Bea Cukai menegaskan akan terus memperketat pengawasan di jalur-jalur penyeberangan yang rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal, serta mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi jika menemukan dugaan pelanggaran.

“Sinergi dengan masyarakat sangat penting dalam memperkuat pengawasan di lapangan,” tambahnya.

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *