BINTAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur, tepatnya di U-Turn Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel Dump dan sepeda motor Yamaha Vega R. Akibatnya, dua orang yang berboncengan di sepeda motor mengalami luka berat.
Kasat Lantas Polres Bintan Iptu Yelvis Oktaviano melalui Kasi Humas Iptu Hotma Bako mengungkapkan, pengemudi truk diketahui bernama Alex Novianto Syahputra, buruh harian lepas asal Kijang Kota, Bintan Timur.
Sementara itu, pengendara sepeda motor bernama Ghozeli, warga Tanjung Uban Utara, Bintan Utara, yang saat itu berboncengan dengan Musa, seorang pelajar asal Bangkalan, Jawa Timur.
Menurut penjelasan pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Kijang menuju Galang Batang di jalur kiri. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk berpindah ke jalur kanan untuk melakukan putar arah di U-Turn.
Namun, saat melakukan manuver tersebut, pengemudi truk diduga tidak memperhatikan arus kendaraan dari arah belakang.
Sepeda motor yang datang dari arah yang sama kemudian menabrak bagian samping kanan truk, tepat di bagian tengah kendaraan.
Akibat benturan itu, Ghozeli mengalami luka cukup serius, di antaranya luka lecet di tangan dan mulut, patah tiga gigi depan, rahang patah, dislokasi sendi pinggul, serta pembengkakan di kepala.
Sementara penumpangnya, Musa, mengalami luka lecet di tangan dan lutut, benjolan di bagian belakang kepala, serta patah tulang tangan kanan.
Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Bintan untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara pengemudi truk dilaporkan tidak mengalami luka.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel Dump, satu unit sepeda motor Yamaha Vega R, serta dokumen kendaraan milik masing-masing pihak.
Kerugian materil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp500 ribu. Hingga kini, kasus masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
![]()





