Gebyar Hardiknas 2026 Disdikbud Kota Singkawang Sukses Menyelenggarakan Belarak Pengantin dan Saprahan

SINGKAWANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang menggelar acara bertajuk “Gebyar Hardiknas 2026: Belarak Pengantin dan Saprahan” yang dipusatkan di Rumah Adat Melayu Kota Singkawang, Rabu (29/04/2026). Acara ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kota Singkawang .

​Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam ekosistem pendidikan bagi generasi muda.

​”Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan upaya nyata kita untuk mengenalkan dan melestarikan warisan leluhur kepada anak-anak didik kita sejak dini. Melalui Belarak Pengantin dan Saprahan, kita mengajarkan nilai estetika, gotong royong, dan tata krama yang menjadi ciri khas budaya Melayu,” ujar Asmadi di hadapan para peserta.

​Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai tingkatan, mulai dari TK/Gugus, SD/Gugus, hingga SMP. Tercatat sebanyak 43 peserta mengikuti prosesi Belarak Pengantin, di mana mereka tampil memukau dengan pakaian adat pengantin Melayu lengkap dengan iringan musik tradisional.

​Sementara itu, untuk lomba Saprahan—tradisi makan bersama khas Melayu yang sarat akan makna kebersamaan—diikuti oleh 54 peserta. Para peserta tampak antusias menunjukkan kebolehan mereka dalam menyajikan hidangan sesuai dengan tata cara adat yang benar.

​Kemeriahan semakin memuncak saat rombongan Belarak Pengantin mulai menyusuri jalanan di sekitar Masjid Raya dan menuju Rumah Adat Melayu. Iringan musik dari drumband dan rebana, ditambah warna-warni pakaian adat yang dikenakan peserta, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kota Singkawang yang menyaksikan di sepanjang jalan.

Di dalam Rumah Adat Melayu, suasana penuh khidmat terlihat saat para peserta Saprahan duduk bersila membentuk kelompok-kelompok kecil, menunjukkan betapa kuatnya tradisi ini berakar di tengah masyarakat Singkawang.

​Melalui Gebyar Hardiknas ini, Pemerintah Kota Singkawang berharap agar semangat belajar tidak hanya terbatas pada buku teks, tetapi juga mencintai dan menjaga identitas budaya bangsa.

HENDRA SAHAT

 

 

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *