SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar pertemuan bersama insan media dalam Forum Kemitraan Pemerintah dan Media guna memperkuat sinergi dan koordinasi dalam penyebarluasan informasi publik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 15.00 WIB di Kafe Hito, kawasan Pantai Sedau
Berdasarkan surat undangan bernomor 500.12.11.2/148/IKP/2026 tertanggal 22 April 2026, pertemuan ini bertujuan meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat agar lebih akurat, berimbang, dan konstruktif.
Dalam pelaksanaannya, agenda kegiatan mencakup penguatan kemitraan antara pemerintah daerah dan media, serta monitoring isu dan opini publik yang berkembang di tengah masyarakat.
Sejumlah pimpinan dan redaksi media cetak, elektronik, maupun daring turut hadir, di antaranya CorongKasus.com, Soearakeadilannews.com Ruai TV, Strategi News, Bencana.id, Tuntas News, MediaCyberNews.com serta awak Media Center Kominfo dari 27 media yang diundang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, Chantal Novyanti, menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Melalui forum kemitraan ini diharapkan terjalin komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah dan media dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo, Fredrik Situmeang, menjelaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan media selama ini juga difasilitasi melalui mekanisme e-katalog.
Menurutnya, skema tersebut memungkinkan pelaksanaan publikasi secara transparan dan akuntabel, seperti advertorial, iklan layanan masyarakat, serta penyebarluasan informasi pembangunan dan program pemerintah.
Pranata Humas Diskominfo Singkawang, Arfianshah, menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi sarana untuk menyelaraskan pola komunikasi antara pemerintah dan media di tengah dinamika arus informasi yang semakin cepat.
Ia menegaskan, peran kehumasan pemerintah tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan pesan yang disampaikan dapat dipahami masyarakat secara utuh serta tidak menimbulkan kesalahan informasi.
“Melalui forum ini, kami ingin memastikan adanya kesamaan persepsi dalam penyampaian informasi publik, sehingga isu-isu yang berkembang dapat diklarifikasi dengan cepat dan tepat,” katanya.
Dari total 27 media yang diundang, tercatat sebagian tidak hadir tanpa keterangan. Meski demikian, kegiatan ini tetap dinilai memberikan dampak positif, baik bagi pemerintah maupun insan media yang hadir.
Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta menyamakan persepsi dalam penyampaian informasi publik.
Pertemuan ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Singkawang dalam mendorong keterbukaan informasi publik sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan media sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
SUMBER CK
![]()





