BATAM — Polda Kepulauan Riau melakukan mutasi dan alih tugas jabatan terhadap 477 personel yang terdiri dari perwira hingga bintara di lingkungan Polda Kepri dan Polres/Polresta jajaran, Jumat (24/4/2026)
Kebijakan tersebut tertuang dalam sejumlah Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor STR/80 hingga STR/84/IV/2026 tertanggal 23 April 2026.
Melalui Asep Safrudin, yang disampaikan oleh Kabid Humas Nona Pricillia Ohei, dijelaskan bahwa mutasi ini melibatkan 103 perwira, 173 bintara, serta puluhan bintara remaja dan Bintara sumber bakat (SBP).
Rotasi tersebut tidak hanya berfokus pada pergeseran jabatan (tour of duty), tetapi juga perpindahan wilayah tugas (tour of area) guna memperkaya pengalaman personel di berbagai karakteristik wilayah di Kepulauan Riau.
Sejumlah pejabat yang mengalami rotasi jabatan di antaranya:
AKBP Gilang Akbar kini menjabat Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri.
AKBP Rudi Syahriadi Idris dipercaya sebagai Kakorsis SPN Polda Kepri.
Kompol Salahuddin menjabat PS Kabagbinopsnal Ditreskrimsus Polda Kepri.
Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Kepri.
Kompol Eri Sujati menjadi Wakapolres Karimun.
Kompol Ahmad Rudi Prasetyo menjabat Wakapolres Bintan.
Kompol Nurman menjabat PS Ka SPKT Polda Kepri.
AKP Tigor Dabariba ditunjuk sebagai Kapolsek Bengkong Polresta Barelang.
AKP Jul Ilham dipromosikan sebagai Kapolsek Bintan Utara.
Ipda Jafri Aziz menjabat Kapolsek Bulang Polresta Barelang.
Kabid Humas menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pembinaan karier, serta peningkatan kinerja.
“Mutasi ini juga menjadi bentuk penempatan personel sesuai kebutuhan organisasi, sekaligus optimalisasi pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja dan wilayah hukum,” ujar Nona Pricillia.
Ia berharap rotasi tersebut dapat meningkatkan efektivitas kinerja kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kepulauan Riau.
Polda Kepri juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan presisi, guna menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
![]()





