JAKARTA – Pro Jurnalisme Siber (PJS) resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan profesionalisme jurnalis siber, serta memantapkan langkah PJS menuju pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers.
Munas III dihadiri ratusan peserta yang merupakan delegasi dari berbagai provinsi di Indonesia. Pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PJS, yang mencerminkan semangat persatuan seluruh peserta.
Mengangkat tema “Transformasi Jurnalis Siber di Era Digital: Memperkuat Kompetensi dan Perlindungan Hukum demi Masa Depan Pers Indonesia,” kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Penasehat PJS, Farij Aljawi.
Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, mengatakan Musyawarah Nasional bukan hanya menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga wadah merumuskan arah kebijakan serta program strategis organisasi dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.
Menurut Mahmud, salah satu prioritas yang tengah diperjuangkan PJS adalah memenuhi seluruh persyaratan agar dapat diakui sebagai konstituen Dewan Pers.
“PJS memiliki komitmen melahirkan jurnalis yang berintegritas, kompeten, dan profesional. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pengurus serta anggota di berbagai daerah,” ujarnya.
Mahmud juga mengingatkan masih ada sejumlah dokumen administrasi yang harus segera dilengkapi oleh pengurus daerah sebagai bagian dari proses pemenuhan persyaratan organisasi.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PJS, Farij Aljawi, menilai perkembangan media digital menuntut wartawan terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya. Ia mendorong setiap jurnalis memiliki spesialisasi bidang liputan agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang lebih berkualitas.
Menurutnya, wartawan yang memiliki fokus pada bidang tertentu, seperti politik, ekonomi, hukum, olahraga, atau budaya, akan lebih mudah membangun kredibilitas dan menghasilkan pemberitaan yang lebih mendalam.
Farij juga mengapresiasi tingginya partisipasi pengurus PJS dari seluruh Indonesia yang hadir dalam Munas III. Antusiasme tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya komitmen bersama dalam membesarkan organisasi.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim,” Farij secara resmi membuka Musyawarah Nasional III PJS yang ditandai dengan ketukan palu sidang.
Usai pembukaan, Munas dilanjutkan dengan agenda sidang organisasi yang dipimpin Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba. Forum tersebut akan membahas berbagai program kerja strategis, arah kepemimpinan organisasi untuk periode mendatang, serta langkah-langkah konkret memperkuat posisi PJS sebagai organisasi profesi jurnalis siber yang diakui di tingkat nasional.
![]()





