KEPRI – Praha konflik belum lunasnya sisa pembayaran publikasi kampanye Rudi-Rafiq kini menjadi Konsumsi Publik,(1/11).
Saat ini hal tersebut menjadi perbincangan hangat sebagian masyarakat Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan Provinsi Kepri.
Seperti di salah satu kedai Kopi, yang ada di Kijang Kota, ada beberapa pengujung Kedai Kopi yang sedang terlihat bercerita soal Konflik belum lunas nya pembayaran uang Publikasi Kampanye Rudi-Rafiq ke beberapa media online.
Bahkan dalam cerita tersebut terdengar kata-kata Rudi belum layak menjadi Gubernur Kepri.
Mendengar cerita tersebut, awak media ini pun mencoba mendatangi Ari salah pengunjung Kedai Kopi, dan bertanya darimana dirinya mengetahui hal tersebut.
Ari mengatakan bahwa diri nya mengetahui hal tersebut dari berita yang di unggah, di salah satu Grup yang ada di media sosial facebook nya.
“Awal nya saya lihat-lihat facebook, kebetulan muncul di beranda saya berita itu, waktu saya baca beritanya, ternyata terkait persoalanada sisa pembayaran yang belum di bayarkan kayaknya” Sebut Ari.
Ketika dimintai tanggapan terkait hal tersebut, Ari mengatakan.
“Kalau menurut saya, persoalan itukan bukan persoalan besar, kenapa ga bisa di selesaikan pak Rudi, kalau persoalan kecil ga bisa di selesaikan, bagaimana persoalan besar, menurut saya belum layak la” Ucap Ari.(TIM)
![]()





