11 Personel Diperiksa, Satu Tersangka dalam Kasus Kematian Bripda di Batam

BATAM – Kematian seorang anggota polisi muda di lingkungan Polda Kepulauan Riau mengundang perhatian publik.

Bripda Natanael Simanungkalit (20), baru lulus pendidikan kepolisian dan merupakan kelahiran Tanjungpinang, ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan di mess tempatnya tinggal.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin malam (13/4/2026). Berdasarkan informasi awal, korban diduga terlibat insiden dengan sejumlah rekan seniornya.

Dugaan sementara mengarah pada tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka serius.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, kondisi kritis membuat nyawanya tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Selasa dini hari (14/4/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Ohei, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.

Kapolda Kepri juga turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Bripda Natanael.

Dalam keterangannya, peristiwa dugaan penganiayaan itu disebut terjadi di Rusun Bintara Remaja SPN Polda Kepri.

Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas dan profesional terhadap siapa pun yang terlibat.

“Saat ini, sebanyak 11 personel Bintara Polda Kepri telah menjalani pemeriksaan oleh Propam,” jelas Kabidhumas Polda Kepri.

Dari hasil pemeriksaan awal, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Bripda HS yang diduga sebagai pelaku utama.

Untuk proses hukum lebih lanjut, penanganan perkara kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.

“Sementara itu, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Propam,” ungkapnya.

Jenazah korban saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani autopsi oleh tim dokter forensik Polda Kepri bersama tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.

Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara transparan guna mengungkap secara terang benderang peristiwa yang merenggut nyawa anggota muda tersebut.

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *