BATAM – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di persimpangan lampu merah Simpang Kepri (K-Square), Kota Batam, Sabtu (4/7/2026) pagi.
Sebuah mobil Mitsubishi Storm menabrak delapan sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu hijau, mengakibatkan sejumlah pengendara mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Mitsubishi Storm bernomor polisi BP 8728 yang dikemudikan Hubertus Hendrawanto melaju dari arah Mukakuning menuju Batam Centre. Setibanya di traffic light K-Square, kendaraan tersebut tiba-tiba menghantam deretan sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.
Benturan keras menyebabkan para pengendara motor terpental ke badan jalan. Warga bersama personel kepolisian segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri, mewakili Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, seluruh korban telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit sesuai kondisi masing-masing.
“Mobil Mitsubishi Storm BP 8728 yang dikemudikan Hubertus Hendrawanto datang dari arah Mukakuning menuju Batam Centre. Setibanya di traffic light K-Square, kendaraan tersebut menabrak delapan unit sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah. Korban dievakuasi ke RS Bhayangkara, RS Awal Bros Baloi, dan RS Elisabeth Batam Centre,” ujar Iptu Jefri.
Dari pendataan sementara, dua korban mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara serta RS Elisabeth Batam Centre. Sementara dua korban lainnya mengalami luka berat dan dirawat di RS Awal Bros Baloi. Adapun korban lain telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.
“Data sementara ada dua korban luka ringan dan dua korban luka berat. Untuk jumlah keseluruhan korban masih dalam proses pendataan lebih lanjut,” jelasnya.
Polisi juga mengungkap dugaan awal penyebab kecelakaan. Berdasarkan keterangan keluarga, pengemudi diketahui memiliki riwayat stroke ringan. Selain itu, mobil tersebut disebut dibawa tanpa sepengetahuan pihak keluarga.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara juga tidak menemukan adanya bekas pengereman sebelum tabrakan terjadi. Hingga kini, pengemudi masih dalam kondisi syok sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik.
“Dari keterangan keluarga, pengemudi memiliki riwayat stroke ringan dan membawa mobil tanpa diketahui keluarganya. Hasil olah TKP sementara juga tidak menemukan adanya bekas pengereman sebelum tabrakan terjadi. Saat ini pengemudi masih dalam kondisi syok dan belum bisa dimintai keterangan,” tambah Iptu Jefri.
Selain mengakibatkan sejumlah korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada satu unit mobil Mitsubishi Storm dan delapan sepeda motor. Satlantas Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus melengkapi data para korban.
![]()





