BINTAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau memasang water barrier, dan garis line di kawasan bahu Jalan Lintas Timur terdampak tanah longsor.
Kepala Dishub Kabupaten Bintan, Mohd Insan Amin menyebutkan, pemasangan water barrier dan garis line, salah satu upayah pemerintah untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan di Jalan Lintas Timur.
Karena arus lalulintas sudah mulai ramai di Jalan Lintas Timur. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat hingga truk yang melintasi di Jalan Lintas Timur.
“Kita minta masyarakat untuk dapat mengindahkan water barrier dan garis line yang sudah dipasang seperti ini,” ucap Amin disela selesai pemasangan rambu lalulintas di dekat bahu Jalan Lintas Timur terdampak tanah longsor, Jumat 31 Januari 2025.
Setelah dipasang rambu lalulintas tersebut, Amin berpesan kepada pengendara untuk tetap berhati-hati dan waspada saat melintasi di Jalan Lintas Timur.
Karena mengingat telah terjadi longsor pada bahu Jalan Lintas Timur. Longsornya bahu jalan terdampak dari tanah yang sudah longsor saat cuaca ekstrim, seperti curah hujan mengguyur wilayah Kabupaten Bintan.
“Masyarakat khususnya pengendara cukup lebih berhati-hati saja saat melintasi Jalan Lintas Timur ini,” tutupnya.
![]()





