Daerah  

Kejati Kepri Gelar Kuliah Umum Antikorupsi di UMRAH Sambut Harkordia 2025

TANJUNGPINANG — Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) terus memperluas edukasi antikorupsi kepada generasi muda.

Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HARKORDIA) 2025, Kejati Kepri memberikan Kuliah Umum di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Senin (08/12/2025). Kegiatan ini dihadiri sekitar 180 mahasiswa dan civitas akademika.

Kuliah umum bertema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat” tersebut dipimpin oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ismail Fahmi, SH., MH., bersama Tim Harkordia Kejati Kepri.

Kejati Tekankan Peran Mahasiswa dalam Pencegahan Korupsi

Dalam pemaparannya, Aspidsus Ismail Fahmi menjelaskan bahwa korupsi merupakan ancaman serius bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari pencegahan hingga penindakan.

“Korupsi menghancurkan tatanan negara dan menimbulkan kemiskinan struktural. Generasi muda, khususnya mahasiswa, harus menjadi motor penggerak budaya antikorupsi,” ujarnya.

Ia juga memaparkan peran strategis Kejaksaan dalam penyidikan, penuntutan, serta pemulihan kerugian negara, termasuk melalui penyitaan dan perampasan aset.

Fokus Penanganan Korupsi di Sektor Vital

Ismail Fahmi turut menyoroti prioritas nasional dalam pemberantasan korupsi, terutama sektor-sektor yang menyangkut kebutuhan publik seperti pangan, energi, air, dan ekonomi biru serta hijau.

Sektor tersebut menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan nasional Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden 2024–2029.

UMRAH Komit Membangun Lingkungan Akademik Berintegritas

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menegaskan bahwa perilaku antikorupsi harus menjadi identitas kampus.

“Kampus memiliki tanggung jawab besar mencetak SDM yang unggul dan berintegritas. Mahasiswa harus berani menolak segala bentuk penyimpangan,” tegasnya.

Antusiasme Tinggi Mahasiswa

Kegiatan berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari mahasiswa dan dosen terkait pemberantasan korupsi. Panitia Harkordia Kejati Kepri juga memberikan kaos dan stiker kepada peserta yang aktif berkontribusi dalam sesi diskusi.

Acara turut dihadiri pimpinan UMRAH, Forkopimda Tanjungpinang, dosen, serta ratusan mahasiswa.

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *