Pelepasan Kapal Pertama KM UMSINI Di Pelabuhan sri Bayintan Kijang Di Tandai Dengan Pemotongan Pita

Bintan – Media Cyber News.com – Dengan dibukanya kembali Pelabuhan Domestik Sri bayintan kijang, Para penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman nya,menyambut dengan antusias. Hal tersebut terlihat dari ramai nya para calon penumpang yang mencapai 545 Orang. pelepasan kapal pertama KM UMSINI ini, di tandai dengan pemotongan pita oleh kepala dinas Perhubungan Kabupaten Bintan dan Anggota DPRD Kabupaten Bintan.(06/10)

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan Moh.Insan Amin Mengucapkan rasa syukur yang amt dalam atas di bukanya kembali pelabuhan sri bayintan kijang serta mengatakan.

” Dalam hal ini kita sangat berharap dan terus memperjuangkan agar pelabuhan tersebut dapat di buka kembali, namun untuk sampai ke tahap ini, kita melewati proses yang sangat panjang dan penuh dengan pertimbangan, mengingat wabah virus covid-19 belum selesai. setelah Gubernur Kepri menyatakan langsung, bahwa kepri sudah di tetapkan di level 1. Kita langsung melakukan pertemuan dengan PLT Bupati Bintan dan meminta agar dapat mengaktifkan kembali pelabuhan tersebut” Pungkas Insan.

Moh Insan Amin juga berharap, dengan di bukanya kembali pelabuhan Sri bayintan kijang, dapat mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi di Bintan.

” semoga dengan di bukanya kembali pelabuhan Sri bayintan kijang ini, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi di Bintan.sehingga mampu mendorong pemasukan ke kas daerah Kabupaten Bintan” Sebut Insan.

di tempat yang sama, Anggota DPRD Bintan Hasriawadi juga Menyampaikan. dengan di bukanya kembali pelabuhan Sri Bayintan kijang. di harapkan dapat mendorong perekonomian Kabupaten Bintan. dan iya juga berharap agar seluruh stekholder yang berkaitan dengan pelabuhan tersebut dapat memberikan pelayanan yang baik kepada para penumpang serta memberikan fasilitas yang memadai.

” Saya menghimbau bagi para penumpang, harus tetap mengikuti aturan – aturan yang sudah di tetapkan oleh pelni, agar nanti terjalin kerjasama yang baik, dan penumpang juga harus mematuhi protokol kesehatan, karena saat ini kita belum benar-benar bersih dari wabah covid-19. dan yang paling penting penumpang hendaknya datang ke pelabuhan 4 jam sebelum keberangkatan, untuk menghindari kerumunan” Ucap Hasriawadi.(TIM)

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *