Daerah  

Tidak Punya Hati Bupati Bintan Pangkas Insentif Resmed Nakes RSUD Bintan

BINTAN – Seperti tidak punya hati, Bupati Bintan Roby Kurniawan pangkas Insentif resiko medis (Resmed) tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Bintan,(8/6).

Pemangkasan Insentif Resmed nakes itu, di lakukan Roby Kurniawan tanpa alasan yang jelas , hal ini tentu membuat beberapa Nakes di RSUD Bintan merasa sangat kecewa dengan tindakan yang di lakukan oleh Bupati Bintan tersebut,

Dimana pada tahun 2020 insentif Resmed nakes sebesar Rp 900.000, dan di tahun 2021 semenjak Roby Kurniawan menjabat sebagai PLT Bintan Insentif Resmed nakes tersebut dipangkas menjadi Rp 600.000, hingga saat ini.

Salah satu tenaga kesehatan di RSUD Bintan yang nama nya tidak mau disebut menyampaikan, Insentif Resmed nakes dipangkas Roby dari tahun 2021 hingga saat ini, semenjak menjabat sebagai plt Bupati Bintan.

” Insentif Resmed itu sebelumnya Rp 900.000, tapi sekarang tinggal Rp 600.000, sementara kami sebagai tenaga kesehatan Insentif Resmed itu yang kami harapkan buat tambahan, semua nakes di RSUD Bintan Resmed nya di pangkas” Sebut nakes tersebut.

Roby Kurniawan saat dikonfirmasi terkait hal tersebut melalui pesan whatsapp mengatakan.

” Soal rsud coba tanyakan ke managemen rsud” jawab Bupati Bintan singkat.

Sementara pihak menegement RSUD Bintan saat di konfirmasi mengatakan, bahwa insentif resiko medis nakes RSUD Bintan dibayarkan melalui APBD Bintan.

” Terkait pertanyaan, resiko medis itu wewenangnya dimana, Berikut penjelasan kami, Resiko medis (sekarang namanya Tambahan Penghasilan berdasarkan kondisi kerja) dibayar kan dan menjadi satu kesatuan dengan TPP pegawai.
TPP dimaksud dibayarkan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dengan menggunakan APBD Kabupaten Bintan.” Ungkap salah satu manegement RSUD Bintan.(TIM)

Loading

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *